Articles by "Pinrang"

PINRANG — Demi Memberikan Jaminan Kesehatan Ketenagakerjaan bagi pekerja Non ASN (tenaga honorer) Pemkab Pinrang Melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Pinrang termasuk dalam 7 instansi di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pinrang yang tidak terdaftar atau Tidak memilki kartu BPJS Ketenagakerjaan.

Ini Dinas Di Pinrang Tidak Daftarkan Tenaga Honorernya Di BPJS Ketenagakerjaan

Berdasarkan Informasi sumber dari BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Pembantu (KCP) Kabupaten Pinrang, membenarkan informasi tersebut.

“Sampai saat ini, mang asih ada 7 instansi lingkup Pemkab Pinrang yang mendaftar. Seperti Disnaker, Sosial, Kesehatan, Keuangan, Lingkungan Hidup, Setwan dan BPBD. Tetapi khusus BPBD, saat ini sudah dalam proses dan Kadisnya sudah berjanji akan segera menyelesaikan masalah ini,” aku sumber di BPJS Ketenagakerjaan KCP Pinrang yang meminta namanya jangan dimediakan.(*)

PINRANG — Tahun Ini sebanyak Sembilan desa di Pinrang segera menggelar Pilkades Serentak, Dinana Pemkab pun menjamin ajang demokrasi di tingkat desa tersebut tak rawan konflik.


Informasi yang dihimpun Desa yang akan menggelar Pilkades adalah Desa Mesakada, Desa Suppirang dan Desa Sali sali untuk Kec. Lembang, Desa Bungi Kec. Duampanua, Desa Siwolong Polong Kec. Mattiro Sompe, Desa Tadampalie Kec. Cempa, Desa Pananrang Kec. Mattiro Bulu, Desa Maritengngae dan Desa Polewali untuk Kec. Suppa. 

Menurut Yusuf Wadud  Kepala Bidang Bina Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Pinrang, Mengungkapkan, pelaksanaan Pilkades serentak diprediksi akan dimulai November mendatang.

“Saat ini masa jabatan dari kepala desa di sembilan lokasi tersebut memang sudah habis, Saat ini melakukan persiapan. Salah satunya menuntaskan perda untuk pelaksanaan pemilu kepala desa di Pinrang dan Rencana kita Pilkades dilaksanakan November. Mudah-mudahan tak ada hambatan pelaksanaannya,” ungkapnya. 

Tambahnya kata dia, Pihaknya pun menjamin tak ada riak atau konflik besar layaknya di wilayah lain. “Apalagi pengalaman selama Pilkades bulan ada konflik yang berarti dan semuanya bisa diselesaikan oleh pemerintah dan aparat Pemkab,”.

Seorang pelajar inisial SL (14) diperkosa ayah tirinya di Kampung Malimpung, Kecamatan Patampanua, Kabupaten Pinrang. Usai menikmati tubuh anaknya, pelaku RD melarikan diri dan akhirnya ditangkap anggota Resmob Polres Pinrang, Sabtu (3/6/2017).


Kanit Resmob Polres Pinrang, Ipda Hasmun mengatakan setelah menggasak keperawanan korban pada bulan Mei 2017, pelaku melarikan diri ke Kampung Kanang, Kecamatan Binuang, Polman, Sulawesi Barat. 

"Setelah korban menceritakan perilaku pelaku kepada ibunya, yang bersangkutan langsung melarikan diri dan bersembunyi di Polman Sulawesi Barat. Hasilnya, Sabtu dini hari tadi pelaku berhasil ditangkap tanpa perlawanan," kata Ipda Hasmun.

Saat diamankan dan diinterogasi, pelaku mengakui perbuatannya. Dalam melakukan aski tidak terpuji itu, pelaku mengancam dan memaksa korban melayani nafsu bejatnya. 

"Pelaku mencekik leher anak tirinya dan menarik celana dalamnya kemudian korban disuruh menuruti nafsu bejat pelaku. Setelah itu, pelaku leluasa memperkosa anak tirinya. Pengakuannya sudah empat kali," jelasnya.


PINRANG - Salah satu pelaku pembunuhan sekaligus pemerkosaan di SDN 189, jalan Melati, Kelurahan Pacongan, Kecamatan Paleteang, Kabupaten Pinrang, Surya (38) meninggal dunia.

Terpidana kasus pembunuhan ini meninggal setelah menjalani perawatan selama empat hari di Rumah Sakit Umum Daerah Andi Makkasau.

Pelaku meninggal karena penyakit HIV/AIDS yang selama ini dideritanya.

Kepala Rutan IIB Kabupaten Pinrang, Mansyur mengungkapkan, jenasahnya sudah diserahkan ke keluarganya untuk dimakamkan.

Surya memang sejak ditangkap dan menjadi terpidana dalam kasus pembunuhan dan pemerkosaan sudah positif menderita HIV/AIDS. Ia dikenal selama ini memang sebagai Waria.

Dalam kasus pembunuhan tersebut, Sury divonis Pengadilan Negeri (PN) Pinrang 20 tahun penjara dan saat ini sementara dalam proses banding.(*)



PINRANG — Wujud keprihatinan Pemerintah Kabupaten Pinrang terhadap petani yang padinya rebah, Bupati Pinrang, Aslam Patonangi terjun langsung membantu petani memanen padi yang rebah tersebut. Bupati Pinrang dua periode ini kelihatan tidak memperdulikan sepatu yang tertanam lumpur dan pakaian yang bersihnya kotor dan berkeringat.

Selain faktor kondisi cuaca, padi yang rebah tersebut disebabkan oleh kondisi padi yang gemuk. Sawah yang dikunjungi Aslam, Jumat (15/4/2016) tersebut berlokasi di desa Caca Bala kecamatan Duampanua.

Selain Bupati Pinrang, Wakil Bupati, Muh. Darwis Bastama, Staf Ahli Pimpinan SKPD terkait, Anggota TNI, Mahasiswa dari STKIP DDI Pinrang, Anggota Pramuka serta masyarakat sekitar dengan unsur Pemerintah Kecamatan ikut serta bergotong royong membantu Petani.

Panen yang dilakukan dengan menggunakan sabit ini dikarenakan kondisi padi yang tidak bisa dipanen dengan mobil Combine yang pada umumnya dipergunakan petani di Pinrang sekarang, sehingga memanen dengan cara manual terpaksa dilakukan.

Selain terjun langsung membantu petani, Aslam juga menyempatkan berbincang langsung dan mengurai persoalan yang ada di sekitar persawahan tersebut yang didampingi Kadis PU, Kadis PSDA, Kadis Pertanian dan Kepala BP4K Kabupaten Pinrang serta pimpinan SKPD terkait.



Setelah Brigpol Eddy Chandra diringkus tim gabungan yang dipimpin langsung Kapolres Pinrang AKBP Adri Irniadi, Kamis (14/4/2016) malam sekira pukul 21.45 WIB di Jakarta, Polres Pinrang juga langsung bergerak dengan mengamankan aset Bandar Narkoba berinisial K, di Pinrang, Jum’at (15/4/2016) pagi.

Bandar ini merupakan bos besar dari Brigpol Eddy Chandra, Edy Wilow dan Brigpol Supardi.
Aset milik K yang sudah ditetapkan sebagai DPO Polres Pinrang yang diamankan tersebut yakni 4 unit mobil Dump Truk.

Dimana 2 unit diamankan di halaman Mapolres Pinrang dan 2 unit lainnya yang berada di rumah K di jalan Veteran Kota Pinrang, dipasangi police line.

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget